Angin yang berhembus malam ini
Temani aku dalam kesunyian hati
Diiringi suara detik jam
seirama dengan degupan jantung ini
Bagai ikan yang terdampar dipantai
setelah datang badai
Sepi...
Rindu akan laut
Rindu akan Hidup.
Dan kini badai itu telah berlalu
sejak Kau datang dan tersenyum padaku
Hingga bulan dan bintang pun ikut tersenyum
Menyambut datangnya episode baru di kehidupanku
Inilah aku apa adanya yang akan mencintaimu juga apa adanya.
Yang mencintaimu karena Allah SWT
Yang bersedia menemani sepinya hari-harimu. Mendengarkan cerita-ceritamu
Bersedia melengkapi kekuranganmu, dan berusaha untuk tidak menyakiti hatimu
Aku ingin mencintaimu secara sederhana
Tanpa harus menyusahkanmu, memberatkanmu, membebanimu.
Aku ingin mencintaimu apa adanya tanpa harus diada-adakan
Aku ingin mencintaimu sepenuh hati tanpa harus terpaksa atau dipaksa.
Aku ingin bahagia denganmu....
Maka bahagiakanlah aku karena Allah SWT, sekalipun Kita hidup kekurangan.
Aku tidak ingin yang lebih darimu, karena aku tidak ingin memberatkanmu
dan karena aku ingin mencintaimu untuk saling melengkapi satu sama lain.
Duhai Wanita idamanku....
inilah curhatku, inilah hasratku dan inilah kalimat-kalimat cintaku kepadamu.
Bila kelak nanti Kita ditakdirkan bersama, kan kulayani engkau sepenuhnya
Kan kujaga engkau dari sesuatu yang menyakitkanmu, dan kurawat engkau kala sakitmu
dan juga kupenuhi apa yang kau mau dariku bila aku mampu. (insya Allah)
Tapi jangan paksa aku bila aku tidak mampu melakukannya
Aku ingin kau memahami aku yang juga ingin memahamimu sepenuh hati.
Aku, kamu dan kekurangan ini, pahamilah cintaku...
Inilah aku yang ingin mencintaimu, menyanyangimu, membahagikanmu
Inilah aku dan tentang perasaan cintaku kepadamu
Inilah aku dan Puisi Cintaku
untukmu.
Duhai Calon Tulang rusukku, bersabarlah menantiku menjemputmu
hingga kau menjadi Yang Halal untukku.
Salam
sty
Curahan hati sang blogger
Tidak ada komentar:
Posting Komentar