Kebanyakan orang saat ini telah menutup mata atas kebenaran,,
yang benar bisa di persalahkan,dan yang salah bisa saja dianggap benar, yang penting semua "sama-sama dapat untung. "dulu itu indonesia tentram,adem,ayem gak ada kerusuhan...tapi sekarang kok rusuh dimana-mana"... teror merebah bak jamur tumbuh setelah hujan, kadang yang pinter pun bisa bertindak bodoh. sebenarnya apa mau mereka????
Dunia internasional dapat menggolongkan indonesia sebagai negara yang telah "Swasembada pangan" namun setelah di tinjau kembali,banyak rakyat miskin yang bahkan membeli beras murah pun tak sanggup,apa itu yang di bilang mampu mencukupi kebutuhannya sendiri?,pemerintah tidak hanya menutup mata atas ini,tapi justru tersirat berita bahwa pembangunan gedung yang di lansir sebagai ikon pemerintah mengeluarkan rupiah yang tidak sedikit jumlahnya,(1.164 trilyunan boooo) apa itu yang namanya peduli?
kalo nonton TV 7, ada iklan yang sliweran melekat erat di benak ini "hukum itu sekarang ibarat cabe"... bukan cuman PEDAS tapi juga MAHAL. . . (nyindirnya mantebbbb)....ada juga jin yang bilang... "Wani piro??" ungkapan itu sudah cukup mencerminkan kondisi bangsa kita, masyarakat kini mampu mengutarakan apa saja yang ia anggap tak menyenangkan,daripada nunggu pemerintah, sampai kapan?
Ide - ide kreatif para pemuda bisa mendongkrak popularitas bangsa lhoo,,jgn lupa itu!!
jangan cuma pamer hasil korupsi,ma nonton v'deo porno, malu-maluin aja! :p
Marilah kita kita rubah bangsa ini mulai dari diri sendiri.
Ayo bangsaku maju maju dan terus maju.... maju.
aku arep mbngun kr pakis bae rekasane pol
BalasHapus